Kaltim  

PT BKS Bidik Bisnis Non Logam dan Pelabuhan

“Kita harus mulai shifting dari batu bara dan menggarap mineral-mineral bukan logam lainnya di Kalimantan Timur yang punya potensi luar biasa. Bara Kaltim tentu harus ikut ambil bagian di sana,” jelasnya.

Kalimantan Timur pun menjadi sasaran utama. PT BKS saat ini mulai menjajaki bisnis mineral non-logam. Beberapa sektor yang sedang dilirik antara lain galian C, pasir, dan pasir silika.

Untuk masuk ke bisnis tersebut, komunikasi dengan sejumlah pelaku usaha telah dilakukan. BUMD ini juga membuka pembicaraan dengan perusahaan yang sebelumnya memiliki atau mengelola wilayah pertambangan berdasarkan PKP2B.

Tak hanya urusan tambang, PT BKS juga tengah menyiapkan rencana pembangunan pelabuhan bongkar muat. Proyek ini diproyeksikan menjadi aset sekaligus bagian dari pengembangan bisnis baru perusahaan.

“Mungkin akan ada Pelabuhan Bongkar Muat yang saat ini sedang kami desain, agar nantinya bisa dimiliki sendiri atau dikerjasamakan dengan BKS. Lokasi pastinya belum tahu, tapi yang jelas di sepanjang Sungai Mahakam. Kami akan melihat titik mana yang bisa kita maksimalkan,” jelasnyya.

Menurut Nidya, titik yang paling potensial nantinya akan dipilih berdasarkan peluang pengembangan dan pemanfaatannya.

“Sebelumnya KBLI kami adalah kepemilikan IUP. Ke depannya, kalaupun kami mendapatkan IUP, kami sudah memiliki anak-anak perusahaan untuk mengelolanya, karena posisi BKS sekarang adalah holding,” tutupnya.

Transformasi menjadi holding juga membuat BKS tidak harus menjalankan seluruh bisnis secara langsung.

Termasuk jika nantinya perusahaan mendapatkan IUP. BKS sudah menyiapkan struktur anak perusahaan yang nantinya dapat diberi mandat untuk mengelola kegiatan tersebut.(IST)